KONFEDERASI Sepak Bola Asia (AFC), telah merilis jadwal resmi Liga Champion Asia (LCA). Di grup F, Sriwijaya FC melakoni laga perdana lawan raksasa Korsel, Seoul FC.
Tepatnya, 10 Maret mendatang di Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ). Laga kedua, away lawan raksasa China, Shandong Luneng Taishan, pada 17 Maret. Laga ketiga, away lagi lawan raksasa Jepang, Gamba Osaka, pada 8 April.
Kemudian, laga keempat kembali ke GSJ. Tim asuhan Rahmad Darmawan, gantian akan menjamu Gamba Osaka, 21 April. Laga kelima, meladeni jamuan Seoul FC, pada 6 Mei. Serta laga keenam, home lawan Shandong Luneng Taishan, pada 20 Mei. “Ini partai keras. Tapi, kami bertekad menang dikandang sendiri. Termasuk masuk Seoul FC atau dua tim lainnya,” ungkap Rahmad Darmawan, kemarin (8/1).
Seoul FC adalah runner up Chine Super League (CLS) 2008. Tim berdiri sejak 1983, tim tenar. Mereka punya pelatih kelas dunia, Senol Gunes. Pria kelahiran Trabson, Turki, 1 Juni 1952, sukses membawa Turki meraih juara III pada Piala Dunia 2002 lalu di Korsel-Jepang.
Gones juga piawai meracik tim. Sebelum menukangi Seoul FC, tim berjuluk “Manchester United of China”, adalah tim papan tengah. Meski milik ibukota Korsel, Seoul.
Tapi, sejak dibesut tangan dingin Gunes, Seoul FC jadi klub favorit. Banyak pemain timnas Korsel berlabuh. Diantaranya Lee Seung-Ryul, Kang Jae-Wook, Lee Ming-Sung, dan Ahn Sang-Wook.
Seoul juga dihuni tiga punggawa asing. Yaitu Adilson dos Santos (Brasil), Dejan Damjanovic (Montenegro), dan Ceyhun Eris, punggawa timnas Turki B. “Kami akan manfaatkan bermain dikandang. Apalagi ini kandang sendiri,” timpal manajer SFC MC Baryadi.
Jumat, 09 Januari 2009
Kamis, 08 Januari 2009
Grup Neraka
DUBAI-Drawing babak 32 besar Liga Champion Asia (LCA) 2009, telah dilakukan. Kemarin (7/1) di Hotel Emirates Grup Hardquarter, Dubai, semua klub telah menempati grup masing-masing. Sriwijaya FC, berada di grup F yang bisa dikatakan grup neraka. Sebab di grup ini bercokol juara bertahan LCA 2008, Gamba Osaka dari Jepang. Selain itu Gamba merupakan peringkat ketiga FIFA Worlcd Club 2008. Selain Gamba ada juara Liga China, Shandong Luneng Taishan dan peringkat ke-3 Liga Korsel, Seoul FC.“Ini partai kelas dunia. Saya tidak bisa membayangkan, bagaimana ramainya Jakabaring jika Gamba Osaka datang ke Palembang,” ungkap CEO PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) H Dodi Reza Alex.Meski drawing usai, tapi jadwal laga (match) setiap tim belum dirilis. AFC-konfederasi piala Asia, baru merilis usai babak play off yang digelar 14 Januari mendatang.“Hanya ada jadwal laga secara umum saja. Sedangkan, siapa lawan pertama dan berikutnya, belum ditentukan. Termasuk apakah home atau away,” sambung pria kelahiran 13 Maret 1973.Nah, diuraikan putra sulung Gubernur Sumsel Alek Noerdin, SFC sendiri melakoni laga perdana pada 11 Maret nanti. Laga kedua 18 Maret, laga ketiga 8 April, laga keempat 21 April, laga kelima 5 Mei, dan laga keenam 19 Mei. “Tim manapun yang kami hadapi bukan masalah. Kamin sendiri tentu ada persiapan. Sebab, LCA ini adalah partai dunia,” sambung suami Thia Yufada.
Presiden AFC Mohammed bin Hammam, telah berbicara langsung dengan Dodi. Bahkan, pria asal Qatar, memuji sepakbola Indonesia mengalami perkembangan sangat pesat.“Hammam ternyata tahu SFC adalah peraih dua gelar juara. Menurutnya, bakal ada kejutan dari tim Indonesia. SFC sendiri sudah siap, ” tandas pria berkacamata ini.
Coach SFC Rahmad Darmawan, mengaku bakal meracik strategi berbeda. Sebab, aroma LCA berbeda dengan Indonesia Super League (ISL) dan Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI).
Perubahan strategi paling signifikan, bakal terjadi dilini depan. Menurut pelatih asal Metro, Lampung, menempatkan tiga penyerang sekaligus, adalah salah satu strategi barunya. Yaitu kolaborasi trio Budi Sudarsono, Ngon a Djam, dan Keith Kayamba Gumbs. “LCA semuanya pemain asing. Itu sama artinya kami menghadapi timnas negara-negara Asia,” ungkap Rahmad.
Grafis
------
Jadwal Liga Champion Asia (LCA) 2009
Babak Utama
10 dan 11 Maret 2009 : Laga ke-1
17 dan 18 Maret 2009 : Laga ke-2
7 dan 8 April 2009 : Laga ke-3
21 dan 22 April 2009 : Laga ke-4
5 dan 6 Mei 2009 : Laga ke-5
19 dan 20 Mei 2009 : Laga ke-6
27 Mei 2009 : Babak 16 besar Zona Asia Barat
24 Juni 2009 : Babak 16 besar Zona Asia Timur
23 September 2009 : Perempat final leg ke-1
30 September 2009 : Perempat final leg ke-2
21 Oktober 2009 : Semifinal leg ke-1
28 Oktober 2009 : Semifinal leg ke-2
6 November 2009 : Final di stadion Olimpiade, Tokyo, Jepang.
Lampu Hijau Pemain Asia
SRIWIJAYA FC mengusung misi besar di Liga Champion Asia (LCA) 2009. Mereka telah merevisi target. Semula, tim berjuluk Laskar Wong Kito, hanya ingin lolos babak kedua. Alias babak 16 besar saja.
Tapi, misi berubah. Mereka membidik masuk semifinal. Sebab, tim double winners, tidak ingin menyamai pencapaian terbaik wakil-wakil Indonesia sebelumnya. Yaitu Persib Bandung (1995) dan PSM Makasar (2001), yang lolos perempat final.
Bahkan, CEO PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) H Dodi Reza Alex, telah memberi lampu hijau pada coach Rahmad Darmawan. Terutama jika ingin menambah satu pemain asia, melengkapi kuota 4 pemain asing (format 3 + 1). “Kalau pelatih butuh, kami akan berusaha. Siapapun pemain Asia yang diinginkan, tentu kami akan berjuang,” ungkap Dodi Reza.
Menurut putra sulung Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, LCA adalah sejarah. Sulit terulang untuk kedua kalinya. Sebab, tak hanya SFC yang disorot. Tapi, nama Sumsel pun akan harum se-Asia. Bahkan dunia. “Kami akan berikan yang terbaik buat SFC. Inilah salah satu kebanggan Sumsel,” pungkas ketua HIPMI Sumsel 2007-2010.
Coach Rahmad Darmawan, pernah mengungkapkan ketertarikannya dengan dua pemain Thailand. Mereka adalah Teerasil Dangda dan Theratef Winotai. Bahkan, pelatih 42 tahun, punya atlernatif lain untuk membidik pemain-pemain Korsel. “Saya akan evaluasi dulu. Lihat kebutuhan tim. Pemain Korsel dan Thailand adalah pilihan saya, jika memang mendesak,” ungkapnya.
Jika ingin mendapatkan Dangda, maka SFC harus bersaing dengan PSMS Medan. Sebab, tim berjuluk Ayam Kinantan, juga berminat dengan top skor Suzuki AFF cup 2008. “Soal pemain Asia, bisa saja yah atau tidak. Yang pasti, SFC akan memberikan surprise di LCA,” pungkas asisten pelatih timnas piala Tiger 2004.
Tapi, misi berubah. Mereka membidik masuk semifinal. Sebab, tim double winners, tidak ingin menyamai pencapaian terbaik wakil-wakil Indonesia sebelumnya. Yaitu Persib Bandung (1995) dan PSM Makasar (2001), yang lolos perempat final.
Bahkan, CEO PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) H Dodi Reza Alex, telah memberi lampu hijau pada coach Rahmad Darmawan. Terutama jika ingin menambah satu pemain asia, melengkapi kuota 4 pemain asing (format 3 + 1). “Kalau pelatih butuh, kami akan berusaha. Siapapun pemain Asia yang diinginkan, tentu kami akan berjuang,” ungkap Dodi Reza.
Menurut putra sulung Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, LCA adalah sejarah. Sulit terulang untuk kedua kalinya. Sebab, tak hanya SFC yang disorot. Tapi, nama Sumsel pun akan harum se-Asia. Bahkan dunia. “Kami akan berikan yang terbaik buat SFC. Inilah salah satu kebanggan Sumsel,” pungkas ketua HIPMI Sumsel 2007-2010.
Coach Rahmad Darmawan, pernah mengungkapkan ketertarikannya dengan dua pemain Thailand. Mereka adalah Teerasil Dangda dan Theratef Winotai. Bahkan, pelatih 42 tahun, punya atlernatif lain untuk membidik pemain-pemain Korsel. “Saya akan evaluasi dulu. Lihat kebutuhan tim. Pemain Korsel dan Thailand adalah pilihan saya, jika memang mendesak,” ungkapnya.
Jika ingin mendapatkan Dangda, maka SFC harus bersaing dengan PSMS Medan. Sebab, tim berjuluk Ayam Kinantan, juga berminat dengan top skor Suzuki AFF cup 2008. “Soal pemain Asia, bisa saja yah atau tidak. Yang pasti, SFC akan memberikan surprise di LCA,” pungkas asisten pelatih timnas piala Tiger 2004.
Belajar dari Akira Nishino
COACH Sriwijaya FC Rahmad Darmawan adalah pelatih terbaik di Indonesia saat ini. Pelatih 42 tahun memang bukan head coach tim Merah Putih. Tapi, meraih triple winners bukan prestasi sembarang. Tidak pernah dialami pelatih manapun di Indonesia.
Yaitu juara Liga Indonesia XI (2005) bersama Persipura. Serta double winner (Liga Indonesia XIII dan Copa Dji Sam Soe Indonesia III) musim 2007 bersama Laskar Wong Kito-julukan SFC.
Di Liga Champion Asia (LCA), Rahmad bakal beradu strategi dengan Akira Nishino, head coach Gamba Osaka. Siapa tidak kenal reputasi Akira. Pelatih kelahiran Saitama, Jepang, 7 April 1955, mengantar Gamba sebagai juara LCA 2008.
“Dia (Akira, red) salah satu pelatih terbaik di Asia. Bahkan, di dunia. Saya bisa belajar banyak darinya. Meski saat itu nanti, kami bermain sebagai musuh,” ungkap Rahmad Darmawan.
Akira pernah meraih predikat pelatih terbaik dua kali. Yaitu musim 2002 dan 2005. Bahkan, musim 2008 ini juga meraih pelatih terbaik versi AFC-konfederasi Sepak bola Asia.
Namun, Rahmad juga pernah menyandang predikat pelatih terbaik. Musim 2007 lalu, pelatih asal Metro, Lampung, dapat tiga sekaligus. Pelatih terbiak Liga Indonesia, Copa Indonesia, dan versi Jawapos Group. “Setidaknya, hasil piala Asia nantinya adalah bekal kami menaljutkan ISL dan Copa,” pungkas Rahmad.
Selain gelar pribadi, Akira juga banyak meraih gelar bersama Gamba. Yaitu Pan Pacific 2008, J-League 1999, 2005, dan 2007. Kemudian Emperor cup 2008, dan Japanese Super cup 2007.
Yaitu juara Liga Indonesia XI (2005) bersama Persipura. Serta double winner (Liga Indonesia XIII dan Copa Dji Sam Soe Indonesia III) musim 2007 bersama Laskar Wong Kito-julukan SFC.
Di Liga Champion Asia (LCA), Rahmad bakal beradu strategi dengan Akira Nishino, head coach Gamba Osaka. Siapa tidak kenal reputasi Akira. Pelatih kelahiran Saitama, Jepang, 7 April 1955, mengantar Gamba sebagai juara LCA 2008.
“Dia (Akira, red) salah satu pelatih terbaik di Asia. Bahkan, di dunia. Saya bisa belajar banyak darinya. Meski saat itu nanti, kami bermain sebagai musuh,” ungkap Rahmad Darmawan.
Akira pernah meraih predikat pelatih terbaik dua kali. Yaitu musim 2002 dan 2005. Bahkan, musim 2008 ini juga meraih pelatih terbaik versi AFC-konfederasi Sepak bola Asia.
Namun, Rahmad juga pernah menyandang predikat pelatih terbaik. Musim 2007 lalu, pelatih asal Metro, Lampung, dapat tiga sekaligus. Pelatih terbiak Liga Indonesia, Copa Indonesia, dan versi Jawapos Group. “Setidaknya, hasil piala Asia nantinya adalah bekal kami menaljutkan ISL dan Copa,” pungkas Rahmad.
Selain gelar pribadi, Akira juga banyak meraih gelar bersama Gamba. Yaitu Pan Pacific 2008, J-League 1999, 2005, dan 2007. Kemudian Emperor cup 2008, dan Japanese Super cup 2007.
Rabu, 07 Januari 2009
Jangan Tiru Persik
RATING Sriwijaya FC di Liga Champion Asia (LCA) 2009 ini memang hanya di urutan ke-26. Masih kalah kelas dibanding tim-tim Jepang, Korsel, Arab Saudi, dan Australia. Hanya saja, Isnan Ali dkk tidak akan mengikuti jejak wakil-wakil Indonesia lainya. Terutama seperti skor-skor buruk yang dialami Persik Kediri pada setiap away, musim 2007 lalu.
Tim berjuluk Macan Putih, pernah dibantai 0-6 dari Shanghai Shenhua, wakil China pada 23 Mei 2007 lalu. Namun, Persik bisa bangkit saat main dikandang sendiri, stadion Brawijaya.
Tim yang saat itu dipoles Daniel Roekito (sekarang Persiba Balikpapan), bisa menang 2-1 atas Sydney FC (Australia), 12 April 2007. Kemudian membalas 1-0 atas Shanghai Shenhua pada 21 Maret 2007. "Persik dan wakil-wakil Indonesia lainnya, jarang ada yang menang dilaga away-nya. Saya harap, SFC bisa membalikkan tradisi seperti ini," ungkap manajer SFC MC Baryadi.
Bahkan, setiap wakil Indonesia sejak tiga musim terakhir yaitu 2007, 2005, dan 2004 (2006 Indonesia absen), selalu menempati urutan ke-3 dibabak penyisian grup. Padahal, tim yang lolos fase grup adalah dua besar.
Persik sendiri misalnya, 2007 lalu terhenti di grup E diurutan ke-3. Mereka mengemas 7 poin. Sedangkan wakil lainnya Arema Malang, juga diurutan ke-3 grup F dengan mengemas 4 poin.
Sementara itu drawing LCA pun hanya menyisahkan sehari saja. Hari ini (7/1) pukul 11.00 waktu Dubai. Hotel Emirates Group Headquarters, Dubai, UAE, yang menjadi venue bakal jadi sorotan.
Dijelaskan Steve Kim, salah satu staff AFC, ada banyak program yang bakal digulirkan pada drawing tersebut. Mulai dari kedatangan perwakilan kontestan, video highlight, parade superstars Asia, hingga entertainment. “Puncaknya drawing dan memperkenalkan tropi baru,” ungkap Steve Kim, kemarin (6/1).
AFC sendiri masih merahasiakan bentuk tropi baru LCA 2009. Namun, Steve menjamin bahwa tropi 2009 ini berbeda dengan tropi-tropi sebelumnya. Apalagi, 11 Januari lalu, AFC juga telah me-launching resmi logo anyar. “Ini surprise. Sebab, LCA 2009 adalah sebuah event yang besar. Berbeda dengan musim-musim sebelumnya,” tandasnya.
Tim berjuluk Macan Putih, pernah dibantai 0-6 dari Shanghai Shenhua, wakil China pada 23 Mei 2007 lalu. Namun, Persik bisa bangkit saat main dikandang sendiri, stadion Brawijaya.
Tim yang saat itu dipoles Daniel Roekito (sekarang Persiba Balikpapan), bisa menang 2-1 atas Sydney FC (Australia), 12 April 2007. Kemudian membalas 1-0 atas Shanghai Shenhua pada 21 Maret 2007. "Persik dan wakil-wakil Indonesia lainnya, jarang ada yang menang dilaga away-nya. Saya harap, SFC bisa membalikkan tradisi seperti ini," ungkap manajer SFC MC Baryadi.
Bahkan, setiap wakil Indonesia sejak tiga musim terakhir yaitu 2007, 2005, dan 2004 (2006 Indonesia absen), selalu menempati urutan ke-3 dibabak penyisian grup. Padahal, tim yang lolos fase grup adalah dua besar.
Persik sendiri misalnya, 2007 lalu terhenti di grup E diurutan ke-3. Mereka mengemas 7 poin. Sedangkan wakil lainnya Arema Malang, juga diurutan ke-3 grup F dengan mengemas 4 poin.
Sementara itu drawing LCA pun hanya menyisahkan sehari saja. Hari ini (7/1) pukul 11.00 waktu Dubai. Hotel Emirates Group Headquarters, Dubai, UAE, yang menjadi venue bakal jadi sorotan.
Dijelaskan Steve Kim, salah satu staff AFC, ada banyak program yang bakal digulirkan pada drawing tersebut. Mulai dari kedatangan perwakilan kontestan, video highlight, parade superstars Asia, hingga entertainment. “Puncaknya drawing dan memperkenalkan tropi baru,” ungkap Steve Kim, kemarin (6/1).
AFC sendiri masih merahasiakan bentuk tropi baru LCA 2009. Namun, Steve menjamin bahwa tropi 2009 ini berbeda dengan tropi-tropi sebelumnya. Apalagi, 11 Januari lalu, AFC juga telah me-launching resmi logo anyar. “Ini surprise. Sebab, LCA 2009 adalah sebuah event yang besar. Berbeda dengan musim-musim sebelumnya,” tandasnya.
Langganan:
Postingan (Atom)